654 Surat Suara Rusak, Bawaslu : Segera Tindaklanjuti!

Proses Penyortiran dan Pelipatan Surat Suara Masih Berlangsung

JARRAKPOSLAMPUNG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bandarlampung memastikan terus melalukan pengawasan melekat terhadap proses penyortiran dan pelipatan surat suara. Termasuk menindaklanjuti adanya 654 surat suara yang rusak.

“Kita akan tindak lanjuti ke KPU terkait surat suara yang rusak. Saat ini ada 654 surat suara yang dinyatakan rusak,” kata Komisioner Bawaslu Bandarlampung, Yisni Ilham usai melakukan pengawasan, Kamis (26/11/2020).

Menurut Yusni, jumlah tersebut kemungkinan akan terus bertambah, mengingat proses pelipatan dan penyortiran masih ada satu hari lagi.

“Ya, kemingkinan masih alan bertambah. Agendanya tiga hari, sekarang baru satu hari. Besok masih ada proses penyortiran dan pelipatan,” kata dia.

Komisioner Bawaslu Yusni Ilham saat melakukan pengawasan melekat pada proses penyortiran dan pelipatan surat suara.

Disinggung terkait apa tindakan selanjutnya terhadap surat suara yang rusak? Yusni memegaskan, surat suara yang rusak tentu harus dimusnahkan. Terkait waktu pemusnahan, kata dia, hal tersebut kewenangan KPU.

“Tentu nanti harus dimusnahkan. KPU yang menjadwalkan waktu pemusnahannya. Kebutuhan surat suara pada Pilkada Kota Bandarlampung tahun 2020 sebanyak 666.282 surat suara dan 1.700 kotak suara. Saat ini ada 60 orang pekerja yang melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara,” tuturnya.

Sementara, Komisioner KPU Kota Bandarlampung Ika Kartika mengatakan, surat suara yang rusak masih dibawah tanggungjawab percetakan, dan akan ada pengganti sesuai dengan jumlah yang rusak.

“Nanti diganti oleh percetakan. Sebaiknya tanyakan ke Ketua saja langsung, karena beliau (Ketua KPU) yang membawahi Devisi tersebut,” singkat Ika. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *