1 PDP di Lampung Meninggal Dunia

JARRAKPOSLAMPUNG – Satu orang pasien dalam pengawasan (PDP) di Lampung meninggal dunia. Pasien merupakan seoranv perempuan warga Bandarlampung usia 59 dan di rawat di RSUD Abdoel Moeloek.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Fahrizal Darminto saat mengumumkan update situasi terkini Covid-19 di Posko Satgas Terpadu Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampung mengatakan, pihaknya belum menerima hasil sweb pasien apakah positif atau negatif Covid-19. Untuk diagnosa awal pasien, kata dia, menderita pneumonia.

“Ya, dapat kami informasikan bahwa pada hari ini (Rabu) pukul 10.00 wib telah meninggal dunia seorang pasein dalam pantauan (PDP) usia 59 tahun, warga Bandarlampung dengan diaknosa utama menderita pneumonia,” kata Fahrizal, Rabu (08/04/2020).

Menurut Fahrizal, pihaknya akan kembali menginformasikan jika nanti sudah ada hasil sweb terkait pasien tersebut.

“Pasien belum bisa dipastikan positif terinfeksi covid-19 atau tidak, tapi sample swebnya sudah kami kirim ke laboratorium. Nanti kita akan update datanya jika sudah ada hasil swebnya,” tutur dia.

Belakangan diketahui, pasien yang meninggal, merupakan istri dari pasien positif Covid-19 Nomor 13 yang saat ini di rawat di RSUD Abdul Muluk. “Pasien yang meninggal ini berjenis kelamin perempuan berumur 59 tahun. Saat dicek paru-parunya, diindikasikan terkena Virus Corona. Makanya, dia dimakamkan dengan prosedur pasien positif Covid-19,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung, Edwin Rusli.

Namun, hingga akhir hayatnya, korban tersebut belum dinyatakan positif. Sebab, tim dokter masih dalam pengecekan di Jakarta dan hasil pengecekannya juga diperkirakan akan disampaikan besok. “Iya hasilnya pengecekannya memang belum keluar, tapi dia sudah PDP karena dia merawat suaminya yang terkena Corona,” ujarnya.

Terkait update jumlah orang dalam pantauan (ODP), saat ini di Lampung berjumlah 2.027 dengan jumlah yang telah selesai dilakukan pemantauan 945 dan orang yang sedang dilakukan pemantauan mencapai 1.082 orang.

“2.027 itu jumlah komulatifnya. Sementara untuk pasien dalam pengawasan (PDP) kita hari ini berjumlah 41 orang, 16 diisolasi di RS, 17 dinyatakan sembuh dan 1 meninggal tadi pagi,” jelas dia.

Untuk kasus positif, lanjut dia, belum ada perubahan yakni 16 orang, 3 meninggal, 6 dirawat dan 7 orang telah dinyatakan sembuh. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *